Tersinggung? Khusnudzoan, khusnudzon, khusnudzon..

Hehe, pelajaran hidup satu lagi, ternyata tidak semua yang kita rasakan dari apa yang kita lihat dan kita dengar dari tindakan atau ucapan orang lain belum tentu itu benar. Orang lain berkmaksud tidak menyinggung, kita merasa tersinggung, orang lain bermaksud mengatakan kalau sapi itu dongo, kita yang merasa kalau kita yang dongo.

Maka merugilah orang yang selalu berprasangka buruk kepada orang lain. Kenapa bisa rugi? jelas dong, bayangkan saja ketika kita marah karena merasa tersinggung, emosi bakal tak terkendali, pastinya aliran darah pun mengalir lebih kencang, bisa2 sampai pecah pembuluh darah, akhirnya sakit, keluar biaya obat trus masuk rumah sakit, bahaya kan..😀

Makanya mulai dari sekarang, katakan tidak pada Su’udzon dan kroni2nya.

Kuncinya adalah khusnudzon, berprasangka baik terhadap orang lain. Berprasangka baik tidak hanya kepada orang yang kita sayangi, kita kagumi, tetapi juga orang yang sedang kita benci, loh bagaimana bisa kita khusnudzon kepada orang yang sedang kita benci atau menzalimi kita? Harus Bisa!

Berikut tips untuk mengatasi mudah tersinggung :

  • istghfar
  • cobalah untuk rileks
  • tarik nafas panjang
  • trus cobalah sedikit demi sedikit untuk mengalihkan pikiran kita ke hal-hal yang positif
  • khusnudzon

memang tidak sekonyong-konyong perasaan itu akan hilang, namun perlahan tapi pasti perasaan itu akan hilang dengan sendirinya.

Contoh, ketika kita secara tidak sengaja mendengar omongan lirih tetangga kita yang mengatakan bahwa rumah kita jelek dan jorok seperti penghuninya, sudah pasti kita akan tersinggung, seketika itu juga darah akan mengalir begitu cepatnya, jantung pun berdetak begitu kencang. Wajar bagi kita tersinggung dan marah. Nahh, saat itu juga coba untuk istighfar, tenangkan diri, rileks, coba tarik nafas panjang lalu pikirkan hal-hal positif yang sudah dan sering dilakukan tetangga kita, seperti mereka sering meminjami kita uang ketika kita sedang kepepet, mereka sering mengajak anak kita berlibur ketika kita pas ndak punya waktu plus uang😀. Setelah itu berprasangka baiklah, berdo’alah : “Ya Rob memang benar saya orangnya jorok, saya ndak pernah bersihin halaman rumah, saya memang benar seperti yang tetangga saya bilang, terimakasih Allah, engkau telah mengingatkanku melalui si Fulan, mulai sekarang aku akan rajin bersih-bersih dan tidak jorok lagi”.

InsyaAllah perlahan perasaan tersinggung itu akan hilang dengan sendirinya, Tapi kuncinya satu, tetap ikhlas , kalau ngga ikhlas sudah pasti ngga akan berhasil..

Nah, ternyata ketika kita sedang semangatnya su’udzon habis-habisan, kita salah sangka, yang diomongkan tetangga kita ternyata bukan kita tapi tetangga yang lainnya lagi, yang memang orangnya jorok juga, wahh anda tertipu, rugi perasaan to.., makanya kalau nguping itu harus sampai ending dan ngupinglah dengan khidmat😀 ternyata bukan situ kan yang diomong..

Memang hal ini tidak mudah dilakukan untuk tipikal orang yang mudah sekali tersinggung, mudah marah ketika orang lain berkata atau bersikap tidak sesuai dengan yang diinginkan, atau merasa dihina dan direndahkan meskipun belum tentu bermaksud seperti itu. Dan kalaupun memang prasangka kita benar, maka doakanlah orang tsb, maka akan menjadi berkah untuk kita, insyaAllah. Amin ya robbal alamin..

Dengan kaitkata , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: